Hubungan Kepercayaan Diri dengan Toxic Relationship pada Remaja Yang Berpacaran Pada Siswa Kelas XII di SMAN 1 Hamparan Perak

Nini Sri Wahyuni, Istiana Istiana, Eryani Novita, Vahda Aufi Nabila

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepercayaan diri dengan toxic relationship pada remaja yang berpacaran pada siswa kelas XII di SMAN 1 Hamparan Perak. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII SMA N 1 Hamparan Perak yang berjumlah 306 orang siswa dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 142 orang siswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan metode purposive sampling. Berdasarkan hasil perhitungan analisis korelasi product moment, dapat diketahui bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara variabel kepercayaan diri dengan toxic relationship. Hasil ini dibuktikan dengan koefisien korelasi rxy = -0,796 dengan Signifikan p= 0,000 < 0,05. Koefisien determinan (r2) dari hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat adalah r2= 0,633. Ini menunjukkan bahwa kepercayaan diri berdistribusi sebesar 63,3 % terhadap toxic relationship. Berdasarkan hasil uji mean dapat disimpulkan bahwa kepercayaan diri tergolong rendah dengan nilai mean hipotetik sebesar 115 dan mean empiriknya sebesar 102,73. Selanjutnya toxic relationship dapat disimpulkan memperoleh hasil tinggi dengan nilai hipotetik sebesar 70 dan nilai empiriknya sebesar 80,20.

Keywords


Kepercayaan Diri; Toxic Relationship; Remaja.

Full Text:

PDF

References


Abu, S. Z. (2015). Toxic relationship. Right Whale Press.

Amdadi, Z., Nurdin, N., Eviyanti, & Nurbaeti. (2021). Gambaran pengetahuan remaja putri tentang risiko perkawinan. Jurnal Inovasi Penelitian, 2(7), 2067–2074.

Anggreini, D. T. T., & Nugroho, C. (2022). Motives and meanings of toxic relationships in adolescent interpersonal relationships in Pontianak City. Budapest International Research and Critics Institute (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences, 5(3), 2954–2962.

Azmi, I. U., Nafi’ah, N., Thamrin, M., & Akhwani, A. (2021). Studi komparasi kepercayaan diri (self confidence) siswa yang mengalami verbal bullying dan yang tidak mengalami verbal bullying di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(5), 3551–3558.

Driyadha, A. P., & Tyas, P. H. P. (2023). Fenomena toxic relationship dalam berpacaran. Journal of Counselling and Personal Development, 5(1), 3.

Ghufron, M. N., & Risnawati, S. R. (2019). Teori-teori psikologi. Ar-Ruzz Media.

Ismatuddiyanah, Meganingrum, R. J. A. A., Putri, F. A., & Mahardika, I. K. (2023). Ciri dan tugas perkembangan pada masa remaja awal dan menengah serta pengaruhnya terhadap pendidikan. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 27233–27242.

Jerry, M. K. (2013). The toxic relationship cure. Right Whale Press.

Kanda, A. S., & Kivania, R. (2024). Dampak toxic relationship terhadap kesehatan mental. Jurnal Penelitian Bisnis Dan Manajemen, 2(1), 118–129.

Maharani, K. D., & Kalifa, A. D. (2024). Pengaruh toxic relationship pada remaja di Indonesia. Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu, 2, 386–390.

Nadia, N. S., Fairus, P. I., & Sumiaty. (2023). Perilaku toxic relationship terhadap kesehatan remaja di Kota Makassar. Window of Public Health Journal, 4(3), 525–538.

Nakhma’Ussolikhah, Kurniawan, F. A., Novianti, C., Sulkhah, S., & Marliani, L. (2023). Kepribadian toxic people terhadap kehidupan era metaverse. KONSTELASI: Konvergensi Teknologi Dan Sistem Informasi, 3(1), 142–149.

Nolanda, C. R., Satiadarma, M. P., & Subroto, U. (2024). Pengaruh toxic relationship dalam berpacaran dengan kualitas hidup dewasa awal. Journal of Social and Economics Research, 6(2), 652–668.

Praptiningsih, N. A., & Putra, G. K. (2021). Toxic relationship dalam komunikasi interpersonal di kalangan remaja. Communication, 12(2), 132.

Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Tracy, B. (2016). The power of self-confidence. Wiley.




DOI: https://doi.org/10.51849/j-p3k.v6i4.968

Refbacks

  • There are currently no refbacks.