Hubungan Antara Impulsive Buying dengan Self-Esteem pada Otaku

Anjarwani Sekar Cantika

Abstract


Otaku dikenal sebagai individu yang giat mendalami hobinya terkait anime, manga, dan game serta mengoleksi barang-barang fandom untuk mencapai citra idealnya sehingga kelompok ini dikhawatirkan rentan melakukan impulsive buying. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat self-esteem dan impulsive buying pada otaku. Subjek penelitian adalah otaku dengan kriteria mengoleksi merchandise karakter 2D official, merasakan perasaan senang gembira, dan keinginan untuk membeli merchandise/goods karakter yang disukai (N = 110). Penelitian ini menggunakan teknik kuantitatif, pengambilan data menggunakan teknik accidental sampling, dan penyebaran dilakukan menggunakan google form melalui akun X peneliti. Data penelitian dikumpulkan menggunakan dua skala, Impulsive Buying Tendency Scale (IBTS) dan Self-Liking/Self-Competence Scale (SLCS). Hasil uji korelasi dengan Spearman Rho’s diperoleh nilai korelasi = -0,212 dengan p = 0,000, sedangkan hasil uji linearitas menunjukkan p = 0,953. Hasil dari temuan penelitian ini adalah adanya hubungan negatif dan signifikan antara self-esteem dengan impulsive buying.

Keywords


Self-Esteem; Impulsive Buying; Otaku.

Full Text:

PDF

References


Ahmad, M. B., Fawad Ali, H., Malik, M. S., Humayun, A. A., & Ahmad, S. (2019). Factors Affecting Impulsive Buying Behavior with Mediating role of Positive Mood: An Empirical Study. European Online Journal of Natural and Social Sciences, 8(1), 17–35. http://www.european-science.com

Amahazion, F. (Fikrejesus). (2021). Examining the Psychometric Properties of the Rosenberg Self-Esteem Scale in Eritrean Youth (pp. 68–83).

Anggraeni, N. K. E., & Maryam, E. W. (2023). Cohesiveness of Otaku Indonesia Online Community Member. http://dx.doi.org/10.21070/ups.653

Atikkah, S., & Fitra, J. (2021). Pengaruh Fanatisme Fans Anime, Keragaman Produk dan Lifestyle Terhadap Keputusan Pembelian Merchandise Anime pada Distro Pikapikani. Journal Ilmiah Mahasiswa Manajemen, Bisnis Dan Akuntansi, 3(6), 1261–1276.

Bong, S., Manajemen, F. E., Nusantara, U. M., & Serpong, G. (2011). Terhadap Impulse Buying Behavior Konsumen. 31–52.

Chaochu, X. (2019). An Analysis of Japanese Otaku Culture from a Viewpoint of Animation Anthropology. International Journal of Learning, 5(3), 275–279. https://doi.org/10.18178/IJLT.5.3.275-279

Gogoi, B. J., & Shillong, I. (2020). Do Impulsive Buying Influence Compulsive Buying?. Academy of Marketing Studies Journal, 24(4): 1–15.

Handaningtias, U. R., & Agustina, H. (2017). Peristiwa Komunikasi Dalam Pembentukan Konsep Diri Otaku Communication Events in Forming the Self Concept. Jurnal Kajian Komunikasi, 5(2), 202–209.

Imbayani, I. G. A., & Novarini, N. N. A. (2018). Pengaruh Shopping Lifestyle, Fashion Involvement dan Positive Emotion Terhadap Impulse Buying Behavior. Jurnal Ilmiah Manajemen & Bisnis, 3(2): 199–210.

Indrayani, I., Hardaningrum, T. W., & Nurjannah, E. (2024). Analisis hubungan self esteem dengan impulsive buying pada mahasiswa. Journal of Management and Digital Business, 4(1), 39–53. https://doi.org/10.53088/jmdb.v4i1.911

Julianus Sitanggang, H., Austien Wijaya, F., Aprilicia, B., Mirza, R., & Irvan Dwi Putra, A. (2025). Hubungan Regulasi Diri dengan Impulsive Buying pada Generasi Z yang Memakai Pinjaman Online The Relationship Between Self-Regulation and Impulsive Buying Among Generation Z Adolescents Using Online Loans. Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan, 6(2), 774–785. https://doi.org/10.51849/j-p3k.v6i2.753

Lesmana, T. (2018). Correlation on Mindfulness, Self Esteem and Impulsive Buying Among Female Online Shopper.

Liang, C.-C., Wang, Y.-T., Chu, Y.-C., Lin, S.-H., & Chen, Y.-C. (2015). Impulsive Buying Behavior of Otaku Undergraduate Students. Marketing Review / Xing Xiao Ping Lun, 12(2), 139–160.

Niu, H.-J., Chiang, Y.-S., & Tsai, H.-T. (2012). An Exploratory Study of the Otaku Adolescent Consumer. Psychologi & Marketing, 29(10), 712–725. https://doi.org/10.1002/mar.20558

Nuraini, & Adriani, Y. (2020). Pengaruh Self-Esteem, Perceived Social Support, dan Sense of Community Terhadap Subjective Well-Being Penggemar Anime. Jurnal Ilmiah Penelitian Psikologi: Kajian Empiris & Non-Empiris, 7(2), 20–29.

Pamungkas, B., & Sijabat, R. (2021). Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan, Kualitas Produk Dan Harga Terhadap Kepuasan Konsumen Di Kyou Hobby Shop. Jurnal Transaksi, 13(1), 87–104.

Pramono, G. V., & Wibowo, D. H. (n.d.). Hubungan Self Monitoring dengan Impulsive Buying terhadap Produk Fesyen pada Mahasiswi. 018, 103–110.

Rahmadhani, N., & Mas Bakar, R. (2023). Pengaruh Self-Esteem Terhadap Perilaku Pembelian Impulsif Pada Wanita Pengguna Produk Kosmetik. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 2(4), 554–562.

Rodrigues, R. I., Lopes, P., & Varela, M. (2021). Factors Affecting Impulse Buying Behavior of Consumers. Frontiers in Psychology, 12. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2021.697080

Rofiq, M. Q., Dewi Setyorini, T., Lekahena, F., Psikologi, F., & Info, A. (2024). Self Esteem and Impulsive Buying: Study on Online Shopping Behavior Self Esteem dan Perilaku Pembelian Impulsif: Mempelajari perilaku pembelian online. Jurnal Imiah Psikologi, 12: 66–71. https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v12i1

Rook, D. W., & Fisher, R. J. (1995). Normative Influences on Impulsive Buying Behavior. Journal of Consumer Research, 22(3), 305. https://doi.org/10.1086/209452

Sin, T. S., Poh, C., & Yuet, H. (2025). From Anime, Comics, and Games to Reality: Understanding Generation Z’s Buying Behaviours Towards Brand Collaborations in Malaysia. International Journal of Research and Innovation in Social Science (IJRISS), IX(I), 3933–3939. https://doi.org/10.47772/IJRISS

Siregar, N. F., & Rini, Q. K. (2019). Regulasi Diri Dan Impulsive Buying Terhadap Produk Fashion Pada Remaja Perempuan Yang Berbelanja Online. Jurnal Psikologi, 12(2), 213–224. https://doi.org/10.35760/psi.2019.v12i2.2445

Stern, H. (1962). The Significance of Impulse Buying Today. Journal of Marketing, 26(2), 59. https://doi.org/10.2307/1248439

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R &. D.

Tarafodi, R. W., & Swann, W. B. Jr. (1995). Self-Liking and Self-Competence as Dimensions of Global Self Esteem: Initial Validation of a Measure. Journal Of Personality Assessment, 65(2), 322–342.

Trisnawati, V., Sari, N., Azzahrah, S., & Islamyazizah, A. (2023). Self-Esteem Pada Mahasiswa Pengguna IPhone. 1(1), 183–196.

Verplanken, B., & Herabadi, A. G. (2001). Individual Differences In Impulse Buying Tendency: Feeling and No Thinking (pp. 71–83). https://doi.org/10.1002/per.423

Weinberg, P., & Gottwald, W. (1982). Impulsive consumer buying as a result of emotions. Journal of Business Research, 10(1): 43–57. https://doi.org/10.1016/0148-2963(82)90016-9

Wijayadiningrat, S., & Widiastuti, W. (2020). Persepsi Otaku Mengenai Nilai-Nilai Kesetaraan Gender dalam Anime dan Manga Naruto. Jurnal Kagana, 4(2), 83–91.

Yuri, O. (2009). An Analysis on Advanced Buying Behavior of ‘Otaku’ Consumers. 跡見学園女子大学マネジメント学部紀要, 第8号, 19–46.




DOI: https://doi.org/10.51849/j-p3k.v6i4.868

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


slot dana

slot